Anger Foot: Tendangan Pertama, Tembakan Kedua, dan Tidak Pernah Berdiam Diri
JAKARTA, nintendotimes.com – Devolver Digital punya reputasi menerbitkan game yang tidak bisa dijelaskan dengan mudah. Anger Foot menambahkan satu lagi ke daftar itu. Ini adalah FPS di mana kaki lebih penting dari pistol. Sebuah game di mana kecepatan adalah satu-satunya strategi yang valid dan berdiam diri adalah cara paling pasti untuk mati. Dikembangkan oleh Free Lives, studio di balik Broforce, Anger Foot rilis pada 11 Juli 2024. TheGamer menyebutnya sebagai kejutan gaming terbesar tahun itu. IGN memberikan nilai 85 dari 100.
Berlatar di Shit City, kota yang sepenuhnya dikontrol oleh empat geng kriminal dengan karakter yang sangat berbeda-beda, Anger Foot menempatkan pemain sebagai karakter tanpa nama yang hanya ingin mendapatkan sepatu koleksinya kembali. Premis yang sangat konyol untuk sebuah game yang ternyata membutuhkan lebih banyak keterampilan dari yang terlihat.
Mengapa Kaki Lebih Penting dari Pistol

Tendangan adalah inti dari Anger Foot, bukan pelengkap. Setiap room didesain untuk dimulai dengan tendangan: dobrak pintu, tendang musuh pertama yang ada di baliknya, ambil senjatanya yang jatuh, tembak musuh berikutnya, ulangi.
Tendangan di Anger Foot adalah alat multifungsi yang jauh melampaui sekadar serangan:
- Mendobrak pintu membuat musuh di baliknya terkejut dan memberikan jendela serangan.
- Melontarkan musuh ke musuh lain menciptakan efek domino yang membersihkan ruangan lebih efisien dari menembak satu per satu.
- Melempar senjata yang sudah habis amunisi sebagai proyektil adalah cara menghemat waktu reload yang tidak ada di game ini.
- Menendang objek di lingkungan seperti peti atau furnitur bisa menciptakan rintangan yang memperlambat musuh.
Tidak ada reload di Anger Foot. Saat amunisi habis, lempar senjata sebagai proyektil, ambil senjata baru dari musuh yang jatuh, dan terus bergerak. Berhenti bergerak adalah cara paling efisien untuk mati di sini.
Sistem Sepatu yang Lebih Dalam dari yang Terlihat
Di awal permainan, sepatu terasa seperti detail kecil. Seiring progres, pilihan sepatu menjadi keputusan strategis yang memengaruhi cara menghadapi setiap jenis level dan musuh.
Setiap sepatu yang dibuka memberikan efek pasif yang berbeda dan mengubah dinamika combat secara nyata. Beberapa memberikan tendangan yang lebih kuat untuk melontarkan musuh lebih jauh. Ada yang menambahkan gelombang kejut saat mendarat setelah lompatan tinggi. Yang lain memperlambat peluru musuh dalam waktu singkat setelah tendangan berhasil. Ada juga sepatu yang meningkatkan kecepatan berlari untuk menghadapi level yang lebih luas.
Tidak semua sepatu cocok untuk semua level. Sepatu yang ideal untuk level sempit dengan banyak musuh berjejalan berbeda dengan yang terbaik untuk level dengan ruang terbuka di mana musuh berpencar. Eksperimen dengan berbagai kombinasi adalah bagian dari kedalaman Anger Foot yang tidak langsung terlihat dari luar.
Empat Gang, Empat Cara Bermain yang Berbeda
Shit City dibagi menjadi empat wilayah dengan geng yang menguasainya masing-masing. Setiap geng memiliki jenis musuh, senjata, dan pola serangan yang cukup berbeda untuk membuat pendekatan yang efektif di satu wilayah tidak bisa langsung diterapkan di wilayah berikutnya.
Beberapa geng memiliki musuh yang sangat agresif dan harus dihadapi dari jarak dekat dengan tendangan sebelum mereka sempat menembak. Geng lain memiliki sniper yang harus diidentifikasi dan dieliminasi lebih dahulu sebelum bisa bergerak bebas di area tersebut. Ada yang mengirim musuh berapis dalam jumlah besar, membutuhkan management senjata yang lebih hati-hati karena amunisi bisa habis sangat cepat.
Memahami karakteristik setiap geng sebelum masuk ke wilayah mereka adalah cara cerdas memenangkan encounter tanpa harus mengulang berkali-kali hanya karena tidak tahu apa yang akan dihadapi.
Anger Foot untuk Pemain yang Suka Mengoptimalkan
Anger Foot adalah game yang sangat cocok untuk pemain yang menyukai optimisasi. Setiap level memiliki timer internal dan game mendorong penyelesaian secepat mungkin. Ada challenge optional di setiap level yang memberikan reward ekstra bagi pemain yang mau mengambil risiko lebih besar.
Untuk pemain yang masuk ke komunitas speedrun, Anger Foot menyediakan lapisan kedalaman yang tidak langsung terlihat. Rute mana yang paling efisien, kapan tendangan lebih cepat dari tembakan, dan bagaimana memanfaatkan fisika lingkungan untuk membunuh beberapa musuh sekaligus adalah pertanyaan yang tetap relevan bahkan setelah level yang sama dimainkan puluhan kali.
Opsi aksesibilitas yang disediakan Anger Foot juga patut diapresiasi. Pemain yang merasa kesulitan bisa menyesuaikan berbagai parameter tanpa kehilangan inti pengalaman bermainnya. Ini membuat game yang pada dasarnya cukup menantang bisa tetap dinikmati oleh spektrum pemain yang lebih luas.
Anger Foot Sebagai Pernyataan Desain
Ada sesuatu yang sangat menyegarkan dari game yang tahu persis apa yang ingin disampaikannya dan tidak berkompromi untuk menjadi lebih besar atau lebih kompleks dari yang diperlukan. Anger Foot adalah pernyataan bahwa sebuah game action bisa brilian tanpa sistem skill tree, tanpa open world, dan tanpa narasi yang membutuhkan pengertian mendalam.
Kesimpulan: Anger Foot Adalah Jenis Kesenangan yang Langka
Anger Foot tidak akan memakan banyak waktu. Ia bisa diselesaikan dalam beberapa jam. Namun jam-jam itu adalah beberapa dari yang paling intens dan menyenangkan yang bisa ditemukan di FPS manapun di 2024. Tendangannya memuaskan, levelnya cerdas, dan lagunya memukul keras. Untuk game seharga dua puluh dolar, itu adalah nilai yang sangat sepadan.
Eksplorasi lebih dalam Tentang topik: Gaming
Cobain Baca Artikel Lainnya Seperti:
