Jakarta, nintendotimes.com – Kalau kamu termasuk gamer yang tumbuh di era konsol Nintendo dan punya ketertarikan sama karakter badass dengan kekuatan supernatural dan gaya modis yang tidak masuk akal, kemungkinan besar nama Bayonetta sudah melekat di kepala sejak lama. Dan setelah penantian panjang, Bayonetta 3 akhirnya hadir di Nintendo Swit
Pokkén Tournament DX: Perpaduan Pokémon dan Tekken
Jakarta, nintendotimes.com – Sore itu, di sebuah kafe gaming di kawasan Depok, dua remaja adu jari di atas konsol Nintendo Switch. Bukan main Pokémon biasa, melainkan duel sengit antara Gengar dan Lucario di arena virtual penuh sorotan neon. Yang mereka mainkan? Pokkén Tournament DX—game pertarungan yang mungkin belum semua orang kenal, tapi
Pokémon Shield: Petualangan Galar Menawarkan Koleksi Monster
Jakarta, nintendotimes.com – Ada satu momen yang selalu diingat para pemain Pokémon veteran maupun pendatang baru. Bukan saat menang lawan Gym Leader, bukan juga saat menangkap Pokémon legendaris. Tapi saat pertama kali menjejakkan kaki di wilayah baru, di sinilah rasa penasaran tumbuh liar. Dalam Pokémon Shield, wilayah itu bernama Galar. Ga
Petualangan Wdbos di Galar: Menyelami Dunia Pokémon Sword
Jakarta, nintendotimes.com – Wilayah Galar bukan hanya sekadar setting. Ia adalah panggung luas yang menghidupkan cerita kita sebagai pelatih muda yang bermimpi menjadi Champion. Terinspirasi dari Inggris modern dengan sentuhan pedesaan klasik, Galar menyuguhkan lanskap yang kontras—dari desa kecil yang tenang hingga kota dengan industri raks
Bravely Default II: RPG Bergaya Klasik Nostalgia Nintendo
Jakarta, nintendotimes.com – Ada sesuatu yang magis ketika kita membuka layar Nintendo Switch dan melihat logo Bravely Default II menyala di hadapan. Buat kamu yang tumbuh besar dengan Final Fantasy era SNES atau penggemar turn-based JRPG, momen ini mungkin terasa seperti pulang ke rumah. Dirilis eksklusif untuk Nintendo Switch oleh Square En
Menelusuri Dunia Octopath Traveler: Ketika Wisata dan Fantasi
Jakarta, nintendotimes.com – Ketika pertama kali memainkan Octopath Traveler, saya tidak menyangka akan jatuh cinta. Bukan hanya karena gameplay-nya yang penuh strategi, tapi karena dunia yang disuguhkan begitu… memikat. Jujur, terasa seperti sedang liburan virtual ke tempat-tempat yang nggak nyata, tapi terasa nyata. Inilah yang bikin
The Sims 4 di Nintendo: Ketika Dunia Virtual Sosial Jadi Nyata
Jakarta, nintendotimes.com – Mari mulai dengan sebuah adegan fiksi: kamu duduk di bangku taman, cuaca sore cukup teduh, dan di tanganmu ada Nintendo Switch. Bukan buat main Mario Kart atau Zelda, tapi kamu sedang sibuk mendesain rumah tiga lantai bergaya industrial untuk karakter virtual bernama Dinda dan pacarnya, Kevin, yang baru kamu buat
Super Mario: Game Sepanjang Masa Nggak Kehilangan Pesona
Jakarta, nintendotimes.com – Siapa sih yang nggak kenal Mario? Pakai topi merah, kumis tebal, dan suara “It’s-a me, Mario!” yang khas. Tapi tahukah kamu, karakter ikonik ini awalnya bukan siapa-siapa? Mario pertama kali muncul bukan dalam game Mario, tapi di Donkey Kong tahun 1981. Waktu itu, dia belum bernama Mario—hanya dikenal sebagai “Jum
Super Smash Bros: Arena Gila Nintendo Mengubah Pertarungan
Jakarta, nintendotimes.com – Mungkin kamu pernah duduk di ruang tamu, memegang controller, lalu berteriak kegirangan karena berhasil melemparkan Pikachu ke jurang pakai Donkey Kong. Atau mungkin kamu menang comeback pakai Kirby di detik terakhir. Atau… kamu mungkin jadi satu dari banyak pemain yang merasa, “Kenapa sih aku terus kena puk
Astral Chain: Ketika Cyberpunk, Polisi, dan Dimensi Paralel
Jakarta, nintendotimes.com – Bicara soal game eksklusif Nintendo Switch yang underrated tapi wajib banget dicoba, nama Astral Chain nggak boleh terlewat. Dirilis pada tahun 2019 oleh developer kenamaan PlatinumGames (yup, yang bikin Bayonetta dan NieR: Automata), Astral Chain langsung menarik perhatian pecinta action-RPG. Tapi apa sih sebenar
