Roots of Pacha: Review Game Farming Sim Zaman Batu yang Segar dan Penuh Hati

Roots of Pacha

JAKARTA, nintendotimes.com – Hampir semua farming sim menempatkan pemain di desa modern dengan listrik, jalan beraspal, dan toko serba ada. Roots of Pacha memilih jalur yang sama sekali berbeda: zaman batu. Tidak ada traktor, tidak ada pasar modern, tidak ada teknologi. Yang ada adalah gua komunal, api unggun, dan proses penemuan pertanian dari nol bersama seluruh suku. Dikembangkan oleh Soda Den dan dirilis pada 9 Mei 2023, Roots of Pacha langsung mendapat sambutan hangat dengan label Mostly Positive di Steam.

Yang membuat premis zaman batu ini berhasil adalah bagaimana Soda Den menggunakannya untuk membangun mekanik yang terasa unik dibanding farming sim lain. Pemain bukan petani yang sudah tahu cara bertani. Pemain adalah anggota suku yang bersama-sama menemukan bahwa biji yang jatuh dari tanaman ternyata bisa ditanam kembali dengan sengaja. Setiap penemuan baru terasa seperti momen yang sungguhan.

Sistem Ide: Bertani Bukan Dimulai dari Cangkul

Roots of Pacha

Di Roots of Pacha, pemain tidak langsung bisa menanam benih. Pertanian harus ditemukan terlebih dahulu melalui sistem ide yang menjadi mekanik paling unik di game ini. Setiap kali pemain berinteraksi dengan elemen alam, ada kemungkinan memunculkan ide baru yang kemudian bisa dikembangkan menjadi penemuan yang menguntungkan seluruh suku.

Mengamati hewan liar dalam waktu tertentu memunculkan ide tentang cara menjinakkannya. Mengumpulkan buah-buahan berulang kali memunculkan ide tentang menanamnya kembali dengan sengaja. Proses ini terasa organik dan sangat cocok dengan latar zaman batunya. Tidak ada yang memberitahu karakter cara bertani. Karakter menemukannya sendiri melalui observasi dan eksperimen.

Sistem ide ini juga mendorong eksplorasi alam secara aktif. Pemain yang hanya fokus pada area yang sudah dikenal akan melewatkan banyak ide yang hanya bisa muncul dari area yang belum pernah dijelajahi sebelumnya.

Domestikasi Hewan: Proses yang Butuh Kesabaran namun Sangat Memuaskan

Salah satu aspek paling memuaskan di Roots of Pacha adalah proses domestikasi hewan. Berbeda dari farming sim lain yang langsung memberikan akses ke kandang dan hewan peliharaan, di Roots of Pacha pemain harus terlebih dahulu mengamati hewan liar, memahami pola perilakunya, dan secara bertahap mendekati serta membangun kepercayaan sebelum hewan mau ikut ke suku.

Proses domestikasi membutuhkan waktu dan tidak bisa dipaksakan. Beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • Jangan mendekati hewan terlalu agresif. Hewan yang merasa terancam akan kabur dan butuh waktu sebelum bisa didekati lagi.
  • Amati pola perilaku hewan terlebih dahulu. Memahami kebiasaannya mempercepat proses membangun kepercayaan.
  • Gunakan makanan yang tepat sebagai umpan. Setiap jenis hewan memiliki preferensi makanan yang berbeda.
  • Bersabarlah. Hewan pertama yang berhasil dijinakkan selalu membutuhkan waktu paling lama karena belum ada pengalaman sebelumnya.

Ketika seekor hewan akhirnya mau ikut ke suku untuk pertama kalinya, kepuasannya sangat berbeda dari sekadar membeli hewan di toko seperti di game lain.

Setelah berhasil didomestikasi, hewan memberikan sumber daya yang membuka jalan ke penemuan-penemuan baru. Susu dari sapi liar pertama yang berhasil dijinakkan membuka serangkaian ide tentang pengolahan susu yang tidak akan pernah ada jika hewan tersebut tidak pernah didomestikasi.

Membangun Suku: Bukan Sendirian, Melainkan Bersama

Yang membedakan Roots of Pacha dari banyak farming sim adalah penekanannya pada komunitas. Pemain bukan membangun pertanian untuk diri sendiri. Mereka membangun suku bersama-sama dengan NPC yang punya peran aktif dalam perkembangan komunal.

Setiap anggota suku memiliki keahlian dan kepribadian yang berbeda. Beberapa lebih berbakat dalam berburu, yang lain lebih pandai mengumpulkan tanaman. Membangun hubungan dengan setiap anggota suku membuka jalur cerita pribadi mereka dan terkadang mengungkap penemuan baru yang tidak bisa didapat dengan cara lain.

Festival komunal yang diadakan secara berkala menjadi momen di mana seluruh suku berkumpul dan merayakan pencapaian bersama. Festival-festival ini juga memberikan kesempatan untuk lebih mengenal NPC dalam konteks yang berbeda dari interaksi sehari-hari.

Dunia Alam yang Perlu Dijelajahi Secara Aktif

Peta Roots of Pacha menyimpan banyak lokasi yang tidak langsung terlihat dari area awal. Gua-gua yang tersembunyi di balik semak belukar, sumber air panas yang memberikan efek istimewa, dan area hutan yang hanya bisa diakses setelah penemuan tertentu membuat eksplorasi menjadi bagian penting dari pengalaman bermain.

Musim di Roots of Pacha memengaruhi tidak hanya tanaman yang bisa dipanen, melainkan juga hewan yang muncul, cuaca yang terjadi, dan bahkan jenis ide yang bisa muncul dari interaksi dengan alam. Musim dingin yang membatasi aktivitas luar ruangan mendorong pemain untuk fokus pada crafting dan hubungan sosial di dalam gua komunal.

Kesimpulan: Roots of Pacha Adalah Farming Sim yang Berani Tampil Berbeda

Roots of Pacha membuktikan bahwa genre farming sim masih punya banyak ruang untuk inovasi jika mau keluar dari formula yang sudah ada. Latar zaman batu, sistem penemuan ide, domestikasi hewan yang organik, dan penekanan pada komunitas membuat Roots of Pacha terasa segar dan bermakna di tengah pasar yang penuh dengan Stardew Valley clone. Ini adalah game untuk pemain yang ingin merasakan farming sim dari sudut pandang yang belum pernah ada sebelumnya.

Eksplorasi lebih dalam Tentang topik: Gaming

Cobain Baca Artikel Lainnya Seperti: 

Author