Tides of Annihilation: Game Action RPG Keren di 2026

Tides of Annihilation

JAKARTA, nintendotimes.com – Tides of Annihilation adalah game aksi petualangan yang sangat ditunggu para penggemar dunia. Game ini dikembangkan oleh studio asal Chengdu, Tiongkok bernama Eclipse Glow Games. Namun, meski berasal dari studio baru, tim pembuatnya bukan orang baru. Para pengembangnya punya pengalaman mengerjakan judul besar seperti Yakuza, Assassin’s Creed, For Honor, Persona, hingga Prince of Persia. Selain itu, Tides of Annihilation juga menghadirkan bintang pengisi suara kelas dunia yang pernah meraih penghargaan bergengsi.

Game ini pertama kali diumumkan di PlayStation State of Play pada 12 Februari 2025. Sejak saat itu, Tides of Annihilation langsung menarik perhatian jutaan penggemar game di seluruh dunia. Oleh karena itu, game ini sudah masuk daftar tunggu terpanas di Steam dan konsol sejak hari pertama penayangannya.

Cerita dan Latar Dunia Tides of Annihilation

Tides of Annihilation

Tides of Annihilation berlatar di London masa kini yang telah hancur akibat serangan dari dunia lain. Kota itu porak-poranda dan hanya satu orang yang tersisa. Pemain mengendalikan tokoh bernama Gwendolyn, satu-satunya manusia yang selamat dari serangan makhluk asing tersebut. Selain itu, Gwendolyn juga harus menyelamatkan adiknya yang hilang dan menemukan Cawan Suci untuk memulihkan dunia.

Cerita game ini terinspirasi dari legenda Raja Arthur yang terkenal. Namun, dunia dalam Tides of Annihilation bukan sekadar Inggris abad pertengahan. Padahal, game ini justru memadukan London modern yang hancur dengan alam gaib bernama Avalon. Di London, pemain menjelajahi reruntuhan kota yang penuh musuh. Sementara itu, di Avalon, pemain menghadapi dewa-dewa setengah manusia yang menjadi dalang di balik semua kehancuran.

Penceritaan dalam Tides of Annihilation juga didasari tema keberanian, kesetiaan, dan kehormatan yang menjadi inti dari legenda para Ksatria Meja Bundar. Oleh karena itu, game ini terasa sangat kaya dari sisi cerita dan tidak hanya mengandalkan aksi pertarungan semata.

Karakter Utama dan Pengisi Suara

Tides of Annihilation punya karakter-karakter yang sangat menarik. Selain itu, pengisi suara yang dipilih adalah nama-nama terbaik di dunia pengisi suara game. Berikut karakter utama yang sudah diperkenalkan:

  • Gwendolyn: Tokoh utama yang dimainkan pemain. Gwendolyn adalah satu-satunya penyintas serangan dunia lain di London. Ia bergerak didorong dendam dan rasa cinta kepada adiknya. Gwendolyn diisi suaranya oleh Jennifer English, aktris yang pernah memerankan Shadowheart di Baldur’s Gate 3 dan meraih penghargaan Best Performance di The Game Awards 2025 untuk perannya di Clair Obscur: Expedition 33.
  • Mordred: Tokoh saingan Gwendolyn dalam game ini. Mordred diisi suaranya oleh Aliona Baranova, aktris yang juga merupakan pasangan hidup Jennifer English di dunia nyata.
  • Sir Lamorak: Salah satu Ksatria Meja Bundar yang bisa dipanggil Gwendolyn. Ia menggunakan tombak sebagai senjata utama. Kisah Lamorak sangat terkait erat dengan sosok penyihir jahat bernama Tyronoe.
  • Tyronoe: Salah satu bos utama dalam game ini. Ia adalah penyihir yang bisa berubah wujud dan merupakan salah satu dari delapan saudari Morgan le Fay. Tyronoe bisa berubah menjadi burung raksasa dan menguasai dunia cermin yang disebut Mirror Folded Realm.

Sistem Pertarungan Dual Frontline

Salah satu hal paling menarik dari Tides of Annihilation adalah sistem pertarungannya. Selain itu, sistem ini sangat berbeda dari game aksi lainnya. Sistem ini disebut Dual Frontline Battle System dan menjadi inti dari seluruh pengalaman bermain. Berikut cara kerja sistem ini:

  • Memanggil ksatria hantu: Gwendolyn bisa memanggil wujud hantu dari para Ksatria Meja Bundar saat bertarung. Setiap ksatria punya serangan dan kemampuan yang berbeda-beda.
  • Dua set ksatria aktif: Pemain bisa menyiapkan dua set yang masing-masing berisi dua ksatria. Keempat ksatria ini bisa diganti secara bebas bahkan di tengah kombo serangan.
  • Kontrol dua karakter sekaligus: Dalam pertarungan bos tertentu, pemain bisa mengendalikan Gwendolyn dan seorang ksatria secara bersamaan. Mekanisme ini pertama kali terlihat saat melawan bos Tyronoe bersama Sir Lamorak.
  • Mirror Folded Realm: Beberapa bos bisa membuka dunia cermin yang memisahkan ruang pertarungan menjadi dua dimensi. Pemain harus bertarung sekaligus di dalam dan di luar cermin pada saat yang sama.
  • Pohon keahlian dan penyesuaian: Pemain bisa mengubah susunan ksatria dan mengembangkan kemampuan mereka melalui pohon keahlian. Hal ini memberi kebebasan pada pemain untuk menyesuaikan gaya bertarung mereka sendiri.

Dunia dan Lingkungan dalam Game

Tides of Annihilation menawarkan dunia yang sangat luas dan penuh cerita. Selain itu, desain dunianya sangat berbeda dari game aksi pada umumnya. Berikut gambaran dunia yang bisa dijelajahi pemain:

  • London yang hancur: Kota London tampil sebagai reruntuhan yang gelap dan berkabut. Bangunan-bangunan modern hancur bercampur dengan bayangan masa lalu yang terasa seperti abad pertengahan. Jalanan kota bisa dijelajahi dengan bebas.
  • Ksatria Raksasa di kota: Di London, pemain akan menemukan makhluk-makhluk besar yang disebut Colossal Knights. Mereka bukan sekadar musuh biasa. Pemain bisa memanjat tubuh mereka, menjelajahi bagian dalamnya, dan pada akhirnya menghadapi mereka dalam pertarungan besar.
  • Avalon: Alam gaib Avalon adalah dimensi lain yang penuh misteri. Di sini, dewa-dewa setengah manusia tinggal dan berencana. Tampilannya jauh berbeda dari London dan memberi nuansa yang lebih magis dan misterius.
  • Mirror Folded Realm: Dunia cermin ini adalah dimensi khusus yang bisa dibuka oleh musuh-musuh tertentu. Dimensi ini memecah medan pertarungan menjadi dua sisi yang harus ditangani pemain secara bersamaan.

Produser game Kun Fu menggambarkan London dalam game ini seperti pohon besar. Setiap cabangnya mewakili kawasan dan tempat terkenal di kota yang sudah berubah karena serangan dunia lain.

Platform dan Jadwal Rilis

Tides of Annihilation akan hadir di berbagai platform utama. Selain itu, game ini juga mendukung fitur Xbox Play Anywhere yang memungkinkan pemain membeli satu kali dan memainkannya di beberapa perangkat sekaligus. Berikut informasi platform dan rilis:

  • PlayStation 5: Tersedia untuk konsol Sony terbaru
  • Xbox Series X dan Series S: Tersedia untuk konsol Microsoft generasi terbaru
  • PC via Steam: Bisa ditambahkan ke daftar tunggu di Steam sekarang
  • PC via Epic Games Store: Juga tersedia di platform Epic Games Store
  • Jadwal rilis: Belum ada tanggal pasti. Namun, Eclipse Glow Games menyatakan game ini dijadwalkan rilis sekitar tahun 2026. Trailer terbaru dirilis pada 13 Februari 2026 bertemakan Tahun Baru Imlek.

Tim Pengembang Eclipse Glow Games

Eclipse Glow Games adalah studio yang bermarkas di Chengdu, Sichuan, Tiongkok. Namun, meski masih terbilang baru sebagai studio, timnya terdiri dari lebih dari 100 pengembang berpengalaman. Selain itu, banyak anggota timnya pernah bekerja di proyek-proyek besar dunia game. Berikut daftar franchise yang pernah dikerjakan oleh tim Eclipse Glow Games:

  • Yakuza: Seri game aksi Jepang yang sangat dikenal
  • Assassin’s Creed: Seri game aksi petualangan dari Ubisoft
  • For Honor: Game pertarungan berbasis sejarah dari Ubisoft
  • Persona: Seri game RPG Jepang yang sangat populer
  • Prince of Persia: Seri game aksi platformer dari Ubisoft

Pengalaman inilah yang membuat Tides of Annihilation terlihat sangat matang dari sisi visual dan sistem pertarungannya meski baru pertama kali diumumkan.

Mengapa Tides of Annihilation Layak Ditunggu

Tides of Annihilation punya banyak alasan untuk masuk daftar tunggu para gamer. Selain itu, game ini menawarkan sesuatu yang belum pernah ada sebelumnya dalam genre action RPG. Berikut alasan mengapa game ini sangat layak untuk ditunggu:

  • Cerita yang dalam dan emosional: Kisah Gwendolyn yang berjuang demi adiknya memberi lapisan emosi yang kuat di balik aksi pertarungannya.
  • Sistem pertarungan yang segar: Dual Frontline Battle System adalah sesuatu yang baru dan belum pernah ada di game sejenis.
  • Dunia yang unik: Perpaduan London modern dan Avalon gaib memberi pengalaman visual yang sangat berbeda.
  • Bintang pengisi suara kelas dunia: Jennifer English adalah salah satu pengisi suara terbaik saat ini setelah dua penampilan gemilang di Baldur’s Gate 3 dan Clair Obscur: Expedition 33.
  • Tim berpengalaman: Studio di balik game ini punya rekam jejak panjang di industri game dunia.

Kesimpulan

Tides of Annihilation adalah game aksi petualangan yang memadukan legenda Raja Arthur dengan dunia modern yang hancur. Selain itu, sistem pertarungan Dual Frontline yang unik dan dunia yang sangat kaya membuat game ini menjadi salah satu judul paling menarik yang ditunggu di tahun 2026. Oleh karena itu, bagi siapa pun yang menyukai game aksi dengan cerita yang kuat, Tides of Annihilation adalah judul yang wajib masuk daftar tunggu sekarang juga.

Eksplorasi lebih dalam Tentang topik: Gaming

Cobain Baca Artikel Lainnya Seperti: Core Keeper Game Survival Bawah Tanah untuk 8 Pemain dingdongtogel

Author